Ekonomi & Bisnis
06 April 2011
Dari Pameran UMKM Bank Jateng (2-Habis)
Siap Ambil Kredit Senilai Rp 1 Miliar
SALAH satu wujud keseriusan Bank Jateng menggarap sektor agrobisnis, sangat nampak dari realisasi penyaluran kredit ke usaha peternakan di Dusun Indrokilo Desa Lerep Kecamatan Ungaran Timur.
Dusun yang terletak di lereng Gunung Merapi itu, tergolong sukses mengembangkan ternak sapi. Sejak mendapatkan kredit ketahanan pangan dan energi (KKPE) senilai Rp 500 juta dari Bank Jateng, kelompok tani yang bekerja sama dengan KUD Mekar Ungaran itu, mampu membuat berbagai terobosan pasar.
Usaha sapi perah yang digarap kelompok tani ini, terbukti mampu menyetor susu ke sejumlah pabrik, seperti PT Indolacto Boyolali dan pengemasan susu Cita Nasional. Bahkan secara rutin mampu memasarkan eceran ke sektor rumah tangga.
Yang paling fenomenal, menurut Saud, pendamping kelompok tani Desa Lerep, kelompok tani ini mampu memproduksi sabun susu. Sabun yang diproduksi dengan bahan baku susu yang tidak masuk standar kualitas pabrik ini, ternyata laris di pasaran.
Proses produksi sabun susu ini, lanjut dia, dikerjakan Koperasi Wanita Tani Desa Lerep. Produksi sabun ini, menurut dia membuat bahan baku susu bisa dimanfaatkan secara efektif. Susu dengan kualitas bagus, bisa dipasok ke pabrik-pabrik, sementara yang kurang baik digunakan untuk bahan baku sabun.
Saat ini, Saud menambahkan, produksi susu di Dukuh Indrokilo mencapai 4.500-6.000 liter perbulan dan di Desa Lerep 3.000-4.000 liter perbulan. Jumlah peternak di Dukuh Indrokilo sebanyak 100 orang dengan jumlah sapi 400 ekor. Sedangkan di Desa Lerep hanya 100 sapi yang dimiliki 32 orang.
Kredit yang diterima kelompok tani di Dukuh Indrokilo sudah berlangsung sejak lima tahun lalu. Melihat sukses pengembangan ternak sapi ini, ke depan kelompok tani ini telah mengajukan penambahan alokasi kredit ke Bank Jateng senilai Rp 1 miliar.
’’Kami berharap pengajuan kredit ini akan disetujui, apalagi saat ini harga susu sedang bagus,’’ katanya.
Harga jual ke pabrik sebenarnya mencapai Rp 2.700 perliter, tetapi setelah dikurangi simpanan ke KUD menjadi Rp 2.400 perliter. ’’Harga ini tergolong bagus, apalagi akhir-akhir ini kualitas susu terus meningkat seiring meningkatnya kandungan lemah susu,’’ tuturnya.
Apalagi, lanjut dia saat ini kelompok tani ini telah menerima pesanan pembuatan kerupuk susu dan permen susu dari kalangan industri. ’’Untuk merealisasikan pesanan ini, tentu harus ada tambahan modal,’’ katanya.
Khas Sema’rang
Nuansa pembiayaan Bank Jateng ke sektor agrobisnis juga terlihat pada pengembangan produksi telur asin khas Semarang. Di tangan Diana Hidayati, seorang PNS di lingkungan Pemkot Semarang itu, telur asin yang selama ini menjadi ’’milik’’ Kabupaten Brebes, ternyata bisa dibuat variasi yang lain.
Selama tiga tahun, dia mencoba mengembangkan produksi telur asin yang lebih bervariasi. ’’Awalnya saya mempelajari sifat-sifat telur. Ternyata telur memiliki sifat higroskopis, yakni menyerap apa saja yang ada di dekatnya,’’ katanya.
Dari sifat dasar itu, dia mencoba mencari solusi terbaik agar bisa memproduksi telur yang lain dari biasanya. Maka lahirnya telur dengan variasi rasa yang khas.
Sebut saja telur rasa strawbery, telur rendah kolesterol, rasa asap, telur panggang, dan original. ’’Semua telur berbagai rasa itu dibuat tidak menggunakan campuran garam krosok, tetapi garam kotak yang berkadar yodium tinggi,’’ kata wanita asal Tanjung Kabupaten Brebes itu.
Untuk menghasilkan hasil yang berkualitas, Diana menyebutkan telah membuat 17 macam ramuan rempah. Ramuan itu ditambahkan dengan variasi rasa sesuai keinginan.
Dengan variasi rasa itu, terbukti peminatnya terus meningkat. Bahkan saat ini kami sampai kewalahan memenuhi pesanan, karena ketersediaan bahan baku telur yang sangat terbatas.
’’Saat ini dalam sehari kami hanya mampu menghasilkan produksi telur 2.000 butir. Jadi kalau ada permintaan lebih dari itu, kami akan kesulitan memenuhinya,’’ katanya.
Mendukung Pemerintah cq. Kementerian Pertanian dalam Mensukseskan Program KUPS dan KKPE
Total Tayangan Halaman
Entri Populer
-
KUPS dan KPPE untuk Sukseskan Swasembada Daging 2014 Dalam upaya mensukseskan swasembada daging 2014 Balai Inseminasi Buatan (BIB) Singosa...
-
Ekonomi & Bisnis 06 April 2011 Dari Pameran UMKM Bank Jateng (2-Habis) Siap Ambil Kredit Senilai Rp 1 Miliar SALAH satu wujud keser...
-
Jumat,19 Maret 2010 Mentan launching Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS) Dalam upaya mendorong laju peningkatan populasi sapi di Indonesi...
-
Kenyataan akhir-akhir ini menunjukkan bahwa impor sapi, daging dan susu cukup tinggi, karena pasokan dari dalam negeri masih...
-
Bupati Hadiri Silaturohmi Kelompedes Program KUPS Oleh : kebupaten bojonegoro Selasa, 13 Juli 2010 Bupati Bojonegoro Suyoto, berken...
Saya ingin berkongsi dengan anda semua di sini tentang bagaimana saya mendapat pinjaman saya dari Encik Benjamin yang membantu saya dengan pinjaman sebanyak 400,000.00 Euro untuk memperbaiki perniagaan saya. Ia mudah dan cepat apabila saya memohon pinjaman apabila keadaan semakin kasar dengan perniagaan saya. Benjamin memberi pinjaman saya tanpa berlengah-lengah. di sini adalah e-mel Benjamin / e-mel kenalan: +1 989-394-3740, lfdsloans@outlook.com.
BalasHapus